Tugas Softskill

PERKEMBANGAN PERUSAHAAN ASURANSI AIA
NAMA : SITA MAHAPUTRI
KELAS : 2DF03
NPM : 56215590

            AIA Financial merupakan salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia dan merupakan perusahaan asuransi jiwa yang terdaftar dan serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. AIA Financial merupakan anak perusahaan dari AIA Group. AIA menawarkan berbagai produk asuransi, termasuk asuransi dengan prinsip syariah, yang meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri, asuransi yang dikaitkan dengan investasi, program kesejahteraan karyawan, program pesangon, dan program Dana Pensiun (DPLK).
            Produk-produk tersebut dipasarkan oleh lebih dari 10.000 tenaga penjual berpengalaman dan professional melalui beragam jalur distribusi seperti Agency, Bancassurance dan Corporate Solutions (Pension & Employee Benefits
Sejarah Perusahaan
·         1983: Dimulai dengan pendirian PT Asuransi Lippo Jiwa Sakti
·         1989: Menjadi PT Asuransi Lippo Life (Lippo Life)
·         1998: Merger dengan Asuransi Jiwa Lippo Utama
·         1999:
·         Bersinergi dengan PT Pos Indonesia
·         DPLK Lippo Life menjadi satu-satunya DPLK peraih sertifikat ISO 9001,
·         American International Group,Inc. (AIG) membeli 70 persen saham AJLU dan menjadikannya sebagai perusahaan multinasional dengan nama baru PT Asuransi AIG Lippo Life (AIG LIPPO).
·         2004: AIG LIPPO berganti nama menjadi AIG LIFE dengan kepemilikan saham 80 persen milik American International Assurance (Bermuda).
·         2009PT AIG LIFE berganti nama menjadi PT AIA Financial

Berdasarkan Laporan Kinerja Tahunan Asuransi Jiwa Indonesia 2014 :
- AIA menempati peringkat kedua perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dalam hal Total Weighted Premium Income (TWPI) dengan pangsa pasar 10,3 persen. TWPI AIA tahun 2014 bertumbuh sebesar 23 persen dari tahun sebelumnya menjadi  Rp8,1 triliun.
- AIA juga tercatat sebagai tiga besar perusahaan asuransi jiwa di Indonesia untuk perolehan New Business Total Weighted Premium Income (NBTWPI) dengan pangsa pasar 8,5 persen. AIA mencatat pertumbuhan NBTWPI sebesar 10 persen menjadi Rp2,3 triliun di 2014.
           

Juni 2016 - PT. AIA FINANCIAL (AIA) memperkuat jalur bisnis asuransi pada segmen syariah dengan meluncurkan asuransi jiwa AIA Sakinah Assurance. Produk proteksi dengan azas tolong menolong ini diharapkan dapat menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan produk proteksi dan simpanan jangka panjang yang sesuai dengan prinsip syariah dan dapat menyediakan manfaat-manfaat tambahan.
“Memperhatikan pertumbuhan positif ekonomi Indonesia, dengan mayoritas penduduknya didominasi oleh masyarakat muslim, peluang asuransi jiwa berbasis syariah diprediksi akan tumbuh positif., Peluang industri tersebut akan semakin terbuka lebar jika diiringi oleh peningkatan pemahaman masyarakat dan pengenalan produk baru berbasis syariah,” ujar Lim Chet Ming, Chief Marketing Officer PT. AIA FINANCIAL (AIA).
Dengan hampir 87% jumlah total populasi Muslim, serta menjadi pintu gerbang ASEAN dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di kawasan, Indonesia menyediakan pasar yang luas bagi asuransi berbasis syariah untuk tumbuh, namun meskipun demikian pertumbuhan industri syariah hingga saat ini masih belum sesuai harapan. Mengutip pernyataan dari Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia, penetrasi asuransi jiwa berbasis syariah masih tergolong lambat yaitu hanya 0.095%.
Sebagai salah satu upaya AIA untuk mempercepat pertumbuhan industri syariah di tanah air, AIA sebagai salah satu penyedia asuransi berbasis syariah yang telah menerima beragam pengahargaan, meluncurkan produk asuransi syariah terbaru, AIA Sakinah Assurance, untuk memenuhi kebutuhan pasar asuransi syariah, serta menyediakan proteksi yang tepat dan perencanaan keuangan jangka panjang dengan konsep pengelolaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
“AIA Sakinah Assurance dirancang berdasarkan prinsip syariah untuk mendampingi setiap individu dalam tahapan kehidupan mereka. Kami berkomitmen untuk memberikan produk asuransi yang tepat dan dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan nasabah,” kata Lim Chet Ming.
Melalui AIA Sakinah Assurance, peserta akan mendapatkan berbagai manfaat seperti:
·         Tenang: Pengelolaan asuransi yang sesuai dengan prinsip syariah, yaitu saling tolong-menolong, melindungi dan menanggung antar sesama peserta;
·         Optimal: Perencanaan keuangan yang optimal dengan berbagai pilihan jenis investasi berbasis syariah;
·         Tenteram: Memberikan proteksi jiwa dan kecelakaan serta beragam pilihan Asuransi Tambahan yang memberikan Anda ketenangan hati.
·         Bahagia: Kesempatan untuk memperoleh Surplus Underwriting.
Khusus Media
AIA Sakinah Assurance memberikan perlindungan berupa santunan meninggal hingga 300% dari uang pertanggungan apabila terjadi risiko meninggal akibat kecelakaan selama perjalanan ibadah Haji atau di dalam transportasi umum.
AIA merupakan salah satu pionir asuransi jiwa berbasis syariah di Indonesia yang telah menerima beberapa penghargaan. Diantaranya adalah predikat “Sangat Bagus” untuk kategori produk syariah dari InfoBank Best Sharia Finance Award 2014 dan masuk dalam Top 3 Sharia Insurance Unit untuk kategori “Sangat Baik” dengan nilai diatas Rp100 miliar pada tahun 2015.
AIA Group Limited (“AIA” atau “Perusahaan”; kode saham: 1299), kelompok perusahaan asuransi jiwa pan-Asia independen terbesar di dunia yang tercatat di bursa saham, hari ini mengumumkan pencapaiannya menjadi satu-satunya perusahaan di dunia yang meraih jumlah anggota Million Dollar Round Table terbesar selama tiga tahun berturut-turut.
Sebanyak 8.324 agen dan pemimpin agen AIA terdaftar sebagai anggota MDRT per 1 Juli 2017, yang mewakili peningkatan keanggotaan sebesar 46 persen dari 2016 dan mengalami pertumbuhan 460 persen sejak penawaran umum perdana (IPO) perusahaan pada 2010.
MDRT dikenal sebagai standar penilaian dalam asuransi jiwa dan bisnis layanan keuangan internasional. Para anggotanya harus dapat menghasilkan premi, komisi dan pendapatan dalam jumlah tertentu, dan menunjukkan pengetahuan profesional, melaksanakan kode etik secara ketat dan memberikan layanan terbaik terhadap nasabah.
Ng Keng Hooi, Chief Executive dan President AIA Group, mengatakan, “Posisi AIA sebagai MDRT Nomor Satu di dunia mencerminkan komitmen kuat kami untuk berinvestasi pada sumber daya kami guna memastikan semua yang kami lakukan memenuhi standar industri. Kami mencapai pertumbuhan keanggotaan MDRT yang signifikan yaitu sebesar 46 persen dari 2016, dan kami akan terus berusaha untuk semakin meningkatkan kekuatan agen kami sehingga mereka dapat membantu jutaan nasabah kami untuk hidup lebih lama, lebih sehat, lebih baik serta membantu mereka meraih ketenangan dalam keuangan melalui produk perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka panjang.”
Menyusul peluncuran strategi Premier Agency pada 2010 yang menempatkan pentingnya pelatihan berkualitas dan perekrutan yang selektif, AIA memperkenalkan sistem interactive Point of Sales (iPOS), sistem teknologi terkemuka di industri, untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan meningkatkan efisiensi serta produktivitas agen. AIA terus meningkatkan teknologinya dan meluncurkan platform interactive Mobile Office (iMO) generasi kedua pada 2014 yang memungkinkan agen dan pemimpin agen AIA untuk mengatur semua kegiatan mereka, dari mulai perekrutan dan mengarahkan agen baru hingga melakukan pelatihan dan proses penjualan secara langsung, yang semuanya dilakukan secara efisien melalui satu perangkat bergerak.
Joe Cheng, CEO Group Agency Distribution, AIA Group, mengatakan, “Saya mengucapkan selamat kepada semua agen kami yang telah menjadikan AIA Nomor Satu di MDRT. Menjadi Nomor Satu di dunia untuk MDRT selama tiga tahun berturut-turut semakin memperkuat kepercayaan kami bahwa pendekatan yang kami lakukan sudah benar dan akan terus berinvestasi pada agen-agen dan pemimpin agen kami dengan menawarkan pelatihan terbaik, teknologi terkini dan peluang karir di industri asuransi. Kami akan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam melayani jutaan nasabah kami dan komunitas di mana kami beroperasi di seluruh wilayah Asia Pasifik.”



Komentar